Makna Simbol Prosesi dalam Ritual Ambil Semangat Suku Tidung

Muhammad Thobroni, Helmiyanto Helmiyanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbol prosesi ritual Ambil Semangat di Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara. Ambil Semangat merupakan ritual adat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh makhluk halus. Data penelitian diperoleh dengan cara teknik rekam, catat, dan wawancara, kemudian dihimpun, diidentifikasikan, dan diklasifikasi. Data penelitian berupa berupa rekaman dan catatan tentang makna simbol ritual Ambil Semangat di Sembakung Nunukan. Penelitian berfokus pada makna simbol prosesi ritual Ambil Semangat dengan pendekatan kajian semiotik. Penelitian makna simbol prosesi ritual Ambil Semangat di Sembakung Nunukan menggunakan kajian semiotik dengan menerapkan teori segitiga makna (sign, object, dan interpretant). Hasil dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa tahapan proses dalam acaranya terdapat makna yang unik. Urutan ritual Ambil Semangat adalah Pembukaan, Potong Lilin Tiga Sisi, Mengisi Air dalam Ember, Memulai Ritual Ambil Semangat, Menyalakan  Lilin Kuning, Tempel Lilin Kuning, Putar Mangkuk pakan, Usapan air Salawat Nabi, Ambil Syarat Nabi Ilyas As, Pemanggil Roh, Pulang dengan Doa, Pasang Ikat, Hambur Pakan, Masuk Air, Air Nabi Khaidir As, Telan Air Salawat Nabi Khaidir As, Penutup.

Keywords


simbol; Ambil Semangat; suku Tidung

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2013). "Mengenal Suku Tidung". Retrieved from www.kuis.ac.jp/icci/member/okushima/ronko/tidung.pdf.

Helmiyanto. (2017). Makna Simbol dalam Ritual Ambil Semangat Suku Tidung. Universitas Borneo Tarakan.

Kaelan. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Interdisipliner. Yogyakarta: Paradigma.

Liliweri, A. (2014). Pengantar Ilmu Studi. Bandung: Nusa Media.

Moleong, J. L. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Peirce, C. ., & Welby, V. L. (2001). Semiotic and Significs. Bloomington: Indiana University Press.

Peneliti, T. (2016). Profil dan Peta Kecamatan Sembakung.

Rusmana, D. (2014). Filsafat Semiotik. Bandung: Pustaka Setia.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugono, D. dkk. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Widyosiswoyo, S. (2006). Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Universitas Trisakti.




DOI: http://dx.doi.org/10.31503/madah.v8i1.415

Article metrics

Abstract views : 376 | views : 200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Muhammad Thobroni dan Helmiyanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

MADAH INDEXED BY:

 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2017 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra (E-ISSN 2086-6038, P-ISSN 2580-9717), Balai Bahasa Riau, Jalan H.R. Soebrantas Km. 12,5, Kampus Binawidya Kompleks Universitas Riau, Panam, Pekanbaru, Riau. Powered by OJS

 Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.