Kecenderungan Kecemasan Neurotik Willy Wonka dalam Novel Charlie and The Chocolate Factory Karya Roald Dahl

Anang Viki Pratama Hadju

Abstract


Penelitian ini menggunakan konsep psikoanalisis karena adanya kecenderungan kecemasan neurotik pada karakter utama di Charlie and The Chocolate Factory, sebuah novel karya Roald Dahl. Studi ini mengkaji karakter kepribadian Willy Wonka sebagai tokoh utama yang mengarah pada kecemasan neurotik yang dipengaruhi oleh tiga sistem kepribadian, yaitu id, ego, dan superego. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aspek apa saja yang membuat Willy Wonka mengalami kecemasan neurotik dan tindakan yang dilakukan untuk meminimalkan rasa kecemasan tersebut. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Willy Wonka mengalami rasa cemas, gugup, dan panik akibat pengalaman traumatis sejak dulu. Oleh sebab itu, Willy Wonka sengaja mengadakan kompetisi sebagai bentuk alasan bagi mekanisme pertahanan dirinya untuk berpikir mencari cara terbaik dalam mengurangi kecemasannya sementara waktu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman pikiran manusia dan objek signifikansi antara sastra dan kondisi psikologis.

Keywords


id; ego; superego; kecemasan neurotik

Full Text:

PDF

References


Card, O. S. (1988). Character and Viewpoint. New York: Writer’s Digers Books.

Dahl, R. (1964). Charlie and The Chocolate Factory. London: Alfred A. Knopf, Inc. (original).

Gregory, R. J. Psychological testing: History, principles, and applications., Psychological testing: History, principles, and applications. 694 (2004). http://doi.org/10.1017/CBO9780511813757

Holland, N. N. (1990). Psychoanalytic Psychology and Literature-and-Psychology. Toronto: Oxford University Press.

Milner, M. (1984). Freud et L’intrepretation De La Literature. Paris: Societe d’Edition d’Enseignemet Superieur.

Milner, M. (1992). Freud dan Interpretasi Sastra. Jakarta: Intermasa.

Murfin, R. C. and S. M. R. (2009). The Bedford Glossary of Critical and Literary Terms. St. Martins: The Bedford Glossary of Critical and Literary Terms.

Ogden, C. (1946). The Psychoanalytic Theory of Neurosis. London: Kegan Paul, Trench, Trubner & Co., Ltd.

Organization, R. D. (n. d.) (2014). www.roalddahl.com.

Parker, R. D. (2008). Critical Theory for Literary and Cultural Studies. New York: Oxford University Press.

Thurschwell, P. (2000). Sigmund Freud. New York: Routledge.

Wellek, R., & Warren, A. (1956). The Mode of Existence of a Literary Work of Art. In Theory of Literature (pp. 142—155).




DOI: http://dx.doi.org/10.31503/madah.v9i1.701

Article Metrics

Abstract view : 36 times
PDF - 21 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra

 

MADAH INDEXED BY:

Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic

 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2017 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra (E-ISSN 2086-6038, P-ISSN 2580-9717), Balai Bahasa Riau, Jalan H.R. Soebrantas Km. 12,5, Kampus Binawidya Kompleks Universitas Riau, Panam, Pekanbaru, Riau. Powered by OJS

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.