Analisis Teknik Defamiliarisasi dalam Novel Akar Karya Dewi Lestari

Intan Zuhrotun Nafi'ah

Abstract


This research aims to reveal (1) technique of defamiliarization in the novel Akar  by Dewi Lestari; and (2) the function of defamiliarization. The theory used is formalism of Victor Shklovsky. Close reading is used for method in this research. The data used in this research is the forms of language in the novel. The source of data was obtained from the novel Akar by Dewi Lestari. The result of this research shows that there are three strategies in the novel, namely (1) the utilization of foreign language such as English, Thai, Khmer, and French; (2) the utilization of foreign terms in English and Thai; and (3) the use of Buddhist mantras to purify oneself and Buddhist mantras used when feeling marginalized. The defamilarization function in Akar novel is to add aesthetic value and to make readers more interested in reading.


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (1) teknik defamiliarisasi yang terdapat dalam novel Akar karya Dewi Lestari; dan (2) fungsi defamilarisasi dalam novel. Teori yang digunakan ialah teori formalisme Victor Shklovsky. Close reading digunakan sebagai metode untuk penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk-bentuk bahasa dalam novel. Sumber data diperoleh dari novel Akar karya Dewi Lestari. Hasil penelitian memperlihatkan ada 3 strategi dalam novel, yakni: (1) pemanfaatan bahasa asing yang berupa bahasa Inggris, Thailand, Khmer, dan Prancis; (2) pemanfaatan istilah asing yang berasal dari bahasa Inggris dan juga bahasa Thailand; (3) pemanfaatan mantra Buddha untuk menyucikan diri dan mantra Buddha yang digunakan saat merasa terpojokkan. Fungsi teknik defamiliarisasi dalam novel Akar ialah menambahkan nilai estetika dan membuat pembaca lebih tertarik untuk membaca.


Keywords


defamilarisasi; bahasa asing; mantra Buddha

Full Text:

PDF

References


Asropah, Larasati, & Arifin, Z. (2019). Aktivitas dalam Media Sosial Instragram dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Berbahasa Mahasiswa FPBS Universitas PGRI Semarang: Sebuah Kajian Bahasa dengan Pendekatan Budaya. Semarang. Retrieved from http://eprints.upgris.ac.id/527/2/LAPORAN PENELITIAN HIBAH APBU 2018-BETUL.pdf

Hiasa, F. (2016). Kerinduan pada yang Real dalam Novel Akar Karya Dee. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 4(2), 66—73. https://doi.org/10.22146/poetika.15650

Imrom, A. M. A. (2009). Kajian Stilistika Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari dan Pemaknaannya. Kajian Linguistik Dan Sastra, 21(1), 67—80. Retrieved from journals.ums.ac.id/index.php/KLS/article/download/4393/2818

Lestari, D. (2018). Akar. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Osno, M. (2016). Rubayat Hamzah Fansuri: Kajian Strukturalisme-Semiotika. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 5(2), 74—94. https://doi.org/10.26499/jentera.v5i2.367

Ratna, N. K. (2004). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rokhmansyah, A. (2015). Orde Baru sebagai Landasan Fabula dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari: Kajian Formalisme Rusia. Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics (CaLLs), 1(1), 39—51. https://doi.org/10.30872/calls.v1i1.708

Saleh, F. (2014). Teori Formalisme – Balaghah. Al-Turāṡ, 20(1), 147—158. https://doi.org/10.15408/al-turas.v20i1.3753

Siswanto, W. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo.

Sugiarti. (2014). Estetika pada Novel Geni Jora Karya Abidah El Khalieqy. Atavisme Jurnal Ilmiah Kajian Sastra, 17(2), 134—147. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24257/atavisme.v17i2.6.134-147

Supriyadi. (2016). Posmodernisme Linda Hutcheon: Poetics of Postmodernism (1989) dan Politic of Postmodernism (2002). Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 4(2), 129—133. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/poetika.17532

Susanto, D. (2012). Pengantar Teori Sastra. (Tim Redaksi CAPS, Ed.). Yogyakarta: CAPS.

Tarigan, H. G. (1991). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Triana, S., & Antaryama, I. G. N. (2016). Konsep Defamiliarisasi pada Desain Museum Tambang Pasir Sungai Brantas. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 5(2), 206—211. https://doi.org/10.12962/j23373520.v5i2.18945

Uniawati. (2008). Defamiliarisasi dalam Kebahasaan Cerpen Jumat, Yang Sebening Gelas Anggur Karya Hasta Indriyana. Kajian Sastra: Jurnal Bidang Kebahasaan Dan Kesastraan, 32(1), 51—59. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/kajiansastra/article/view/2963

Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Yahya, K. (2017). Defamiliarisasi dalam Antologi Cerpen Orang-Orang Bloomington Karya Budi Darma. Universitas Gadjah Mada. Retrieved from http://etd.repository.ugm.ac.id index.php?mod=penelitian_detail⊂=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=114739&obyek_id=4




DOI: http://dx.doi.org/10.31503/madah.v10i2.886

Article metrics

Abstract views : 47 | views : 28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

MADAH INDEXED BY:

 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2017 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra (E-ISSN 2086-6038, P-ISSN 2580-9717), Balai Bahasa Riau, Jalan H.R. Soebrantas Km. 12,5, Kampus Binawidya Kompleks Universitas Riau, Panam, Pekanbaru, Riau. Powered by OJS

 Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.