Tipe dan Fungsi Humor dalam Acara Indonesia Lawak Klub di Trans 7

Ema Suaib, Zainal Rafli, Liliana Muliastuti

Abstract


The humor type and function contained in the Indonesian Lawak Klub (ILK) program are interesting to research. There are three types of humor theories in ILK that explain the reasons why someone can  laugh or smile. The three types of humor are the theory of liberation (release), the theory of excellence (superiority), and the theory of incongruity. Whereas the seven functions of humor as communication activities in the social context discussed in this paper are the functions of social control, face-searching tools, building common ground, intelligence, regulating discourse, strengthening social bonds of friendship, and improving tense situations. This paper aims to describe the type of humor theory and the function of humor contained in the ILK program. This research uses the method of qualitative description with observing, note-taking, and study literature techniques. The results of this research then find out how things can arouse laughter or amusement on someone and various functions of humor that are spoken by speakers. This research also illustrates that utterances or dialogues in ILK containing implicatures can produce broader speech meanings than just ordinary utterances. With implicature and humorous discourse in dialogue, criticism and control of the government, the most dominant type of humor theory that appears in ILK is the type of peculiar theory. Whereas the most dominant function of humor appears in ILK is functioned as a tool to improve tense and rigid situations.


Tipe dan fungsi humor yang terkandung dalam acara Indonesia Lawak Klub (ILK) menarik untuk diteliti.  Terdapat tiga tipe teori humor dalam ILK yang menjelaskan penyebab mengapa seseorang bisa tertawa atau tersenyum. Ketiga tipe humor itu adalah teori pembebasan (pelepasan), teori keunggulan (superioritas), dan teori keganjilan (incongruity). Tujuh fungsi humor sebagai aktivitas komunikasi dalam konteks sosial yang dibahas dalam tulisan ini, yaitu fungsi mengontrol tindakan sosial, mencari muka/mencari perhatian orang lain, membangun landasan bersama, menunjukkan kecerdasan, mengatur wacana, memperkuat ikatan sosial pertemanan, dan memperbaiki situasi tegang. Tulisan ini bertujuan menggambarkan tipe dan fungsi humor yang terdapat dalam acara ILK. Tulisan ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan teknik simak, catat, dan studi pustaka. Dari hasil analisis ini ditemukan bagaimana suatu hal dapat membangkitkan tawa atau geli pada seseorang dan berbagai fungsi humor yang diujarkan penutur. Tulisan ini juga menghasilkan gambaran bahwa ujaran atau dialog-dialog dalam ILK yang mengandung implikatur dapat menghasilkan makna ujaran yang lebih luas dari sekadar ujaran biasa. Dengan implikatur dan wacana humor dalam dialog, kritik, dan kontrol terhadap pemerintah ataupun individu dapat dilakukan tanpa terkesan menggurui. Tipe teori humor yang paling dominan muncul dalam ILK, yaitu tipe teori keganjilan; sedangkan fungsi humor yang paling dominan muncul dalam ILK, yaitu sebagai alat untuk memperbaiki situasi tegang dan kaku. 


Keywords


type; function; humor; implicature; Indonesia Lawak Klub

Full Text:

PDF

References


Attardo, S. (1994). Linguistic Theories of Humor. New York: Mouton de Gruyter Berlin. https://doi.org/10.1515/9783110219029

Black, E. (2016). Stilistika Pragmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Colom, G. G., Alcover, C. T., Sánchez-Curto, C., & Zárate-Osun, J. (2011). Study of The Effect of Positive Humour as A Variable That Reduces Stress. Relationship of Humour with Personality and Performance Variables. Psychology in Spain, 15(1), 9—21. Retrieved from http://www.psychologyinspain.com/content/full/2011/15002.pdf

Hermintoyo, M. (2011). Aspek Bunyi Sebagai Sarana Kreativitas Humor.

Jazscolt, K. M. (2002). Semantics and Pragmatics, Meaning in Language Discourse. London: Grafhicraft Limited.

Levinson, S. C. (1983). Stephen C. Levinson Pragmatics. Cambridge: Cambridge University Press.

Nadar, F. X. (2013). Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rahmanadji, D. (2007). Sejarah, Teori, Jenis, dan Fungsi Humor. Bahasa Dan Seni, 35(2), 213—221. Retrieved from https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/41878158/Sejarah-Teori-Jenis-dan-Fungsi-Humor.pdf?AWSAccessKeyId=AKIAIWOWYYGZ2Y53UL3A&Expires=1554439545&Signature=P3sa2BQYkwhJ%2FcRxXyRAUemQgOc%3D&response-content-disposition=inline%3B filename%3DSejarah_T

Rahmatiah. (2014). Singkatan dan Akronim dalam Acara Indonesia Lawak Klub di Trans 7 (Abbreviation and Acronym of Indonesia Lawak Klub in Trans7). Sawerigading, 20(3), 413—422. Retrieved from sawerigading.kemdikbud.go.id/index.php/sawerigading/article/download/37/37

Raskin, V. (2012). Semantic Mechanisms of Humor. Volume 24. Springer Science & Business Media. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=O_vxCAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR11&dq=Raskin,+V.+(1994).+Semantic+Mechanisms+of+Humor&ots=F12HHIUlT4&sig=YgZJA2CxmY1j4e8RBAeaitwz1fw&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Rnic, K., Dozois, D. J. A., & Martin, R. A. (2016). Cognitive Distortions, Humor Styles, and Depression. Europe’s Journal of Psychology, 12(3), 348–362. https://doi.org/10.5964/ejop.v12i3.1118

Siswanto, I. (2015). Motif Masyarakat Surabaya Menonton Program Acara Indonesia Lawak Klub di Trans 7. E-Komunikasi, 3(2), 1—9. Retrieved from publication.petra.ac.id/index.php/ilmu-komunikasi/article/view/4911

Sitanggang, P. A. (2009). Pengaruh Tayangan Humor terhadap Peningkatan Memori pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara. Retrieved from https://mafiadoc.com/queue/pengaruh-tayangan-humor-terhadap-memori-usu-institutional-_5a0089651723dd215158e424.html

Sudaryat, Y. (2009). Makna dalam Wacana. Bandung: CV Yrama Widya.

Wibowo, S. E. (2013). Kesantunan Humor Pejabat dalam Wawancara: Kajian Pragmatik (Studi Kasus Wawancara Dahlan Iskan dengan Vivanews). In Publikasi Ilmiah (p. 74—87). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Retrieved from http://hdl.handle.net/11617/3463

Yule dan Brown. (1996). Analisis Wacana. Jakarta: PT Gramedia.

Yule, G. (2006). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: http://dx.doi.org/10.31503/madah.v10i1.893

Article metrics

Abstract views : 36 | views : 23

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Ema Suaib, dkk.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

MADAH INDEXED BY:

 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2017 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra (E-ISSN 2086-6038, P-ISSN 2580-9717), Balai Bahasa Riau, Jalan H.R. Soebrantas Km. 12,5, Kampus Binawidya Kompleks Universitas Riau, Panam, Pekanbaru, Riau. Powered by OJS

 Image and video hosting by TinyPicCreative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.