Kajian Modalitas dalam MoU Helsinki Nota Kesepahaman Damai antara NKRI dan GAM

Medri Osno

Abstract


The purpose of this study is to find the modalities contained in the Helsinki MoU and the reasons for modalities with the most dominant percentage of emergence. The type of this research is qualitative with descriptive statistics. Data collection uses the method of listening with the note techniques. The data analysis method uses a combination of the method of aggregation and the equivalent method which refers to the Halliday LFS analysis model. The technique used is a technique of sorting direct elements or BUL techniques. The basic technique of the matching method used is the sorting determining element or PUP technique. The modalities that appear in the data are modalization and modulation. The coverage of modalities includes causality, appearance and range. Furthermore, the orientation of modalities is explicit and implicit. Modality is dominated by medium-level probability of 77.3%, high-level proposition of 11.8%, high-level trend of 4.5%, medium-level tendency of 2.7%, and necessity of high and middle level 1.8%. These percentages indicate that most of the action have not been carried out by the Indonesian government and GAM in resolving problems in Aceh.

 

Penelitian ini bertujuan menemukan modalitas yang terdapat dalam teks MoU Helsinki dan alasan modalitas yang persentase kemunculannya paling dominan. Model penelitian ini adalah kualitatif dengan statistik deskriptif. Metode simak dengan teknik catat dijadikan metode untuk pengumpulan data. Metode analisis data menggunakan kombinasi metode agih dan metode padan yang merujuk pada model analisis LFS Halliday. Teknik yang digunakan adalah teknik bagi unsur langsung atau teknik BUL. Teknik dasar dari metode padan yang digunakan adalah teknik pilah unsur penentu atau teknik PUP. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Modalitas yang muncul dalam data adalah modalisasi dan modulasi. Cakupan modalitas meliputi kausalitas, pemunculan dan kisaran. Selanjutnya, orientasi modalitas bersifat eksplisit dan implisit. Modalitas didominasi oleh probabilitas tingkat menengah 77,3%, propabilitas tingkat tinggi 11,8%, kecenderungan tingkat tinggi 4,5%, kecenderungan tingkat menengah 2,7%, keharusan tingkat tinggi dan menengah 1,8%.  Persentase tersebut mengindikasikan bahwa sebagian besar aksi belum dilakukan oleh pemerintah RI dan GAM dalam menyelesaikan permasalahan di Aceh.

Keywords


MoU Helsinki; modalitas; modulasi

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, F. Y. (2016). Modality Analysis of Basuki Cahaya Purnama’s Speech on Kalijodo Discourse. Gamatika, 4(2), 69—77. https://doi.org/10.31813/gramatika/4.2.2016.59.69--77

Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Ketiga). Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa dan Balai Pustaka.

Asaari, A., & Aziz, J. (2017). Konflik Semiotik dan Simbolik dalam Hubungan Ibu dan Anak Perempuan dalam Filem Seram Kontemporari Melayu: Kajian Kes Filem Senjakala (The Conflicts Between the Semiotic and the Symbolic in the Mother-Daughter Relationship in Malay Contemporary Horror Films: A Case Study film Senjakala). GEMA Online® Journal of Language Studies, 17(4), 274–292. https://doi.org/10.17576/gema-2017-1704-18

Danesi, M. (2010). Pesan, Tanda, dan Makna: Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra. Retrieved from http://jalasutra.com/bukudetil.php?id=189

Halimatussakdiah. (2010). Wacana Kepemimpinan: Analisis Fase dan Modalitas Teks Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Berdasarkan Perspektif Linguistik Sistemik Fungsional. Universitas Sumatera Utara. Retrieved from http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/19368

Halliday, M. A. K. (2004). An Introduction to Functional Grammar. (C. M. I. M. Matthiessen, Ed.). Great Britain: Arnold. Retrieved from http://www.uel.br/projetos/ppcat/pages/arquivos/RESOURCES/2004_HALLIDAY_MATTHIESSEN_An_Introduction_to_Functional_Grammar.pdf

Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1989). Language, Context, and Text: Aspects of Language in a Social-Semiotic Perspective (2nd ed.). London: Oxford University Press.

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nurhasim, M. (2008). Konflik dan Integrasi Politik Gerakan Aceh Merdeka; Kajian tentang Konsensus Normatif antara RI-GAM dalam Perundingan Helsinki. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Oktavianus. (2006). Analisis Wacana Lintas Bahasa. Padang: Andalas University Press.

Pusat Bahasa, T. P. K. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Dendy Sugono, Ed.) (IV). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Saragih, A. (2002). Bahasa dalam Konteks Sosial. Medan: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Setia, E. (2008). Klausa Kompleks dan Realisasi Pengalaman dalam Teks Peradilan (Kasus Bom Bali I). Denpasar: Universitas Udayana.

Sudaryanto. (1992). Metode Linguistik: Ke Arah Memahami Metode Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sudaryanto. (1996). Linguistik: Identitas, Cara Penanganan Objeknya, dan Hasil Kajiannya. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono. (2006). Statistika Untuk Penelitian. (E. Mulyatiningsih, Ed.) (10th ed.). Bandung: CV Alfabeta.

Verhaar, J. V. M. (2010). Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wiseman, & Jacqueline, P. (1970). Field Projects for Sociology Students. Cambridge: Cambridge Schenkman.




DOI: http://dx.doi.org/10.31503/madah.v10i2.950

Article metrics

Abstract views : 20 | views : 21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

MADAH INDEXED BY:

 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2017 Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra (E-ISSN 2086-6038, P-ISSN 2580-9717), Balai Bahasa Riau, Jalan H.R. Soebrantas Km. 12,5, Kampus Binawidya Kompleks Universitas Riau, Panam, Pekanbaru, Riau. Powered by OJS

 Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.