Hegemoni Ideologi Gender dalam Novel Era Reformasi: Telaah atas Novel Saman, Tarian Bumi, dan Tanah Tabu

Yulianeta Yulianeta

Abstract


Abstrak: Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang didasari oleh fenomena bahwa ideologi gender yang berlaku pada suatu masyarakat dapat mewarnai karya sastra yang dilahirkan. Karena itu, meskipun novel merupakan kreasi imajinatif, isi maupun ideologi gender yang diembannya tidak begitu saja dapat dilepaskan dari realitas kehidupan masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) representasi ideologi gender, dan (2) hegemoni ideologi gender dalam novel Indonesia era reformasi. Untuk mendeskripsikan hal tersebut digunakan teori hegemoni Gramsci dan analisis gender. Sementara sumber data penelitian ini adalah novel Saman karya Ayu Utami,  Tarian Bumi karya Oka Rusmini, dan Tanah Tabu karya Anindita S. Tayf. Hasil telaah ini memberikan gambaran bahwa novel Indonesia era reformasi merepresentasikan ideologi patriarki, ideologi familialisme, ideologi ibuisme, dan ideologi umum. Keberadaan dan kemelembagaan ideologi gender tersebut disebabkan oleh hegemoni maskulinitas dalam kebudayaan Indonesia.

Keywords


hegemoni; gender; ideologi gender; novel; era reformasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26610/metasastra.2014.v7i2.253-268

Article metrics

Abstract views : 450 | views : 1159

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2014 Yulianeta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

METASASTRA INDEXED BY:


 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2019 Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra (e-ISSN 2503-2127, p-ISSN 2085-7268), Balai Bahasa Jawa Barat, Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113. Powered by OJS

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.