Cerita Rakyat Nenek Luhu: Tinjauan Vladimir Propp

Nita Handayani Hasan

Abstract


Cerita rakyat Nenek Luhu merupakan cerita rakyat yang sangat populer di masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon. Melalui isi dalam cerita ini ditemukan asal-usul beberapa tempat wisata yang ada di Kota Ambon. Selain itu, mitos keberadaan tokoh Nenek Luhu memiliki nilai mistis dan disegani oleh masyarakat Kota Ambon. Oleh karena itu, merupakan hal yang menarik untuk menganalisis fungsi pelaku dan penyebarannya menggunakan pendekatan Vladimir Propp. Penelitian ini menganalisis fungsi-fungsi pelaku pada dongeng Nenek Luhu dengan menggunakan teori struktural Vladimir Propp. Analisis pada fungsi pelaku bertujuan untuk mengetahui struktur naratif yang terkandung dalam cerita Nenek Luhu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka. Hasil dari penelitian ini ditemukan delapan fungsi pelaku dalam cerita rakyat Nenek Luhu, terdapat tiga pola cerita yang menunjukan alur maju, namun memiliki akhir cerita yang mengambang, dan Cerita Nenek Luhu memiliki empat lingkaran tindakan.

Keywords


fungsi: cerita rakyat; nenek luhu

Full Text:

PDF

References


Anggraini, D. (2016). Si Dayang Rindu Tunang Raja Palembang: Morfologi Vladimir Propp. Metasastra, 9(2), 173–184. https://doi.org/10.26610/metasastra.2016.v9i2.173-184

Hasan, N. H. (2016). Penerapan Teori Vladimir Propp pada Cerita Rakyat Ikan Lompa. Totobuang, 4(1), 91–102. Retrieved from http://totobuang.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/totobuang/article/view/8

Lestari, U. F. R. (2014). Morfologi Cerita Rakyat Sobey Kororsri (Penerapan Teori Naratologi Vladimir Propp). Gramatika, 2(2), 93–102. https://doi.org/10.31813/gramatika/2.2.2014.98.93--102

Lestari, U. F. R. (2015). Morfologi Cerita Rakyat Arso Watuwe: Sebuah Analisis Naratologi Vladimir Propp. Metasastra, 8(1), 139–154. https://doi.org/10.26610/metasastra.2015.v8i1.139-154

Mollucastimes. (2016). Nenek Luhu (Mitos Ambon). Retrieved December 1, 2016, from http://www.mollucastimes.com/2016/04/nenek-luhu-mitos-ambon.html

Rohmadi, M. (2016). Kearifan Lokal, Nilai Budaya, dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat di Provinsi Jawa Tengah dalam Perspektif Psikopragmatik. In Prosiding Seminar Nasional Asosiasi Tradisi Lisan (pp. 337--340). Bali: Pustaka Larasan.

Rokhmansyah, A. (2016). “Morfologi Cerita Rakyat Kutai Kartanegara Putri Silu: Analisis Naratologi Vladimir Propp.” Sirok Bastra: Jurnal Kebahasaan Dan Kesastraan, 4(1).

Susanto, D. (2012). Pengantar Teori Sastra: Dasar-Dasar Memahami Fenomena Kesusastraan, Psikologi Sastra, Strukturalisme, Formalisme Rusia, Marxisme, Interpretasi dan Pembaca, dan Pascastruturalisme. Yogyakarta: Caps.

Suwondo, T. (2011). Studi Sastra. Yogyakarta: Gama Media.

Taum, Y. Y. (2011). Studi Sastra Lisan. Yogyakarta: Lamalera.




DOI: http://dx.doi.org/10.26610/metasastra.2018.v11i2.131-144

Article metrics

Abstract views : 289 | views : 172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Nita Handayani Hasan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

METASASTRA INDEXED BY:


 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2019 Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra (e-ISSN 2503-2127, p-ISSN 2085-7268), Balai Bahasa Jawa Barat, Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113. Powered by OJS

 Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicCreative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.