PERLAWANAN FEMINIS DALAM DUA SAJAK DOROTHEA ROSA HERLIANY

Suyono Suyatno

Abstract


Untuk sekian lama penulis perempuan pada umumnya mempresentasikan ideologi gender dalam karya mereka. Namun akhir-akhir ini beberapa penulis muda perempuan, seperti Dorothea Rosa Herliany, membuyarkan ideologi gender. Dalam puisinya  Dorothea Rosa Herliany mendekonstruksi dan memparodikan simbol-simbol dominasi dan supremasi kaum laki-laki terhadap kaum perempuan.

Keywords


perlawanan feminis; dekonstruksi; parodi simbol maskulinitas

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26610/metasastra.2010.v3i1.53-63

Article metrics

Abstract views : 196 | views : 101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2010 Suyono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

METASASTRA INDEXED BY:


 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2019 Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra (e-ISSN 2503-2127, p-ISSN 2085-7268), Balai Bahasa Jawa Barat, Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113. Powered by OJS

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.