CERITA SI KABAYAN: TRANSFORMASI, PENCIPTAAN, MAKNA, DAN FUNGSI

Memen Durachman

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kayanya cerita si Kabayan yang transformasi. Cerita si Kabayan pada awalnya hanyalah sastra lisan/tradisi lisan. Akan tetapi, mengalami transformasi dalam tradisi tulis. Bahkan si Kabayan mengalami transformasi pula dalam kelisanan kedua. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tentang struktur cerita si Kabayan dan transformasinya, penciptaan, makna, dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Artinya, seluruh cerita dideskripsikan dari segi struktur dan transformasinya, proses penciptaan, makna, dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur cerita si Kabayan umumnya sederhana, baik dari alur, tokoh, dan latar. Transformasi yang terjadi berupa ekspansi dan konversi. Penciptaannya didasari oleh skema. Maknanya umumnya ialah kearifan menghadapi hidup. Fungsi ialah umumnya berkaitan dengan pengesahan kebudayaan, alat pemaksa berlakunya terhadap norma-norma sosial, alat pengendali sosial, alat pendidikan, hiburan, dan protes ketidakadilan dalam masyarakat.


Keywords


penutur; transformasi; proses penciptaan; makna; fungsi; ekspansi; struktur; skema

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26610/metasastra.2008.v1i1.1-17

Article metrics

Abstract views : 227 | views : 115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2008 Memen Durachman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

METASASTRA INDEXED BY:


 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2019 Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra (e-ISSN 2503-2127, p-ISSN 2085-7268), Balai Bahasa Jawa Barat, Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113. Powered by OJS

 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.