Morbid Chic: Refleksi Konsep Psikoanalisis Lacanian dalam Novel L’Hyper Justine Karya Simon Liberati

Tania Intan

Abstract


Penelitian ini mengungkapkan keberadaan fenomena Morbid Chic di dalam novel L’Hyper Justine karya Simon Liberati, melalui kajian psikologi sastra khususnya dengan konsep Jacques Lacan. Gagasan tentang Morbid Chic memberikan nafas baru dalam genre literature Prancis kontemporer yang dianggap stagnan dan membosankan. Morbid Chic merupakan sebuah dunia yang menggambarkan keburukan, kebobrokan, hal-hal tabu, dan sifat tak bermoral manusia yang sudah dianggap biasa bahkan cenderung telah menjadi hal yang menantang untuk dilakukan. Dari sudut pandang psikologi, Morbid Chic dianggap sebagai realisasi konsep Lacanian, yaitu kajian tentang ekspresi hasrat, hawa nafsu, dan pemuasan kebutuhan seseorang. Pemenuhan hasrat secara alamiah memang harus dilakukan karena manusia selalu berada dalam keadaan tidak utuh/ berkekurangan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa dalam novel tersebut, Morbid Chic berwujud pada tindak kejahatan, kekerasan, degradasi moral, serta obsesi seksual dan material dari para tokohnya yang berasal dari motif-motif Obsesi, Hasrat, Fetishis, Negasi, dan Transformasi Objek-Hasrat.


Keywords


morbid chic; Lacan; hasrat; amoral

Full Text:

PDF

References


Bertens, K. (2004). Etika. Jakarta: Gramedia.

Faruk. (2012). Sastra sebagai Produk dan Produsen Kebudayaan Sebuah (De)Konstruksi. Yogyakarta: Yasayo.

Guilbert, C. (2009). Simon Liberati invente un Cabinet de Curiosités “Morbid Chic.” Retrieved December 13, 2017, from http://www.lemonde.fr/livres/article/2009/08/27/l-Hyper-justine-simon-liberati-invente-un -cabinet-de-curiosites-morbid_chic_1232356_3260.htm1#K1uRLor6sorUeG1C.99

Innayah, N. (2014). Hasrat yang Tak Terpenuhi Kajian Psikoanalisis Jacques Lacan dalam Novel Lolita karya Vladimir Nabokov. Universitas Gadjah Mada.

Ismoyo, J. (2012). Pemikiran Jacques Lacan. Retrieved December 15, 2017, from http://www.ismoyojessy.id/2012/01/pemikiran-jacques-lacan.html

Liberati, S. (2009). L’Hyper Justine. Paris: Flammarion.

Manik, R. . (2016). Hasrat Nano Riantiarno dalam Cermin Cinta: Kajian Psikoanalisis Lacanian. POETIKA, IV(2).

Reader, K. (2006). The Abject Object: Avatars of the Phallus in Contemporary French Theory. Amsterdam-New York: Rodopi.

Robertus, R. (2010). Seri Kuliah Umum Subyek atau Mengapa Perempuan Tidak Eksis. Jakarta.

Turner, S. . (1993). Emile Durkheim: Sociologist and Moralist. London: Routledge.




DOI: http://dx.doi.org/10.26610/metasastra.2018.v11i2.169-180

Article metrics

Abstract views : 175 | views : 148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Tania Intan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

METASASTRA INDEXED BY:


 

 _____________________________________________________________________________________________________________

@2019 Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra (e-ISSN 2503-2127, p-ISSN 2085-7268), Balai Bahasa Jawa Barat, Jalan Sumbawa Nomor 11 Bandung 40113. Powered by OJS

 Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicCreative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.